Pakai Koyo Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Sakit Pinggang

Pakai Koyo Saja Tidak Cukup untuk Mengatasi Sakit Pinggang

Sakit pinggang adalah penyakit yang datangnya cukup sering. Penyakit ini biasanya muncul karena keseleo atau perubahan posisi tubuh secara tiba-tiba. Hal ini memang cukup umum terjadi, apalagi saat melakukan aktivitas fisik. Koyo menjadi salah satu cara murah untuk mengatasi sakit pinggang.

Walau demikian, seseorang dengan jenis pekerjaan ringan pun tidak bisa 100% terbebas dari nyeri sakit pinggang. Dalam dunia medis, sakit pinggang biasa disebut dengan low back pain (LBP) yaitu kondisi ketika area sekitar pinggang mengalami nyeri. Penyebabnya bisa cedera otot atau ligamen.

Seperti pada pekerja kantor. Walau pekerjaannya sebagian besar habis di depan komputer, namun duduk terlalu lama dengan posisi yang salah tentu bisa menimbulkan sakit pinggang. Sesederhana itu penyebab sakit pinggang, sangat wajar jika koyo begitu laku. Namun, apakah koyo saja cukup?

Koyo untuk Mengatasi Sakit Pinggang

Mengatasi Sakit Pinggang

Transdermal patch atau nama umumnya koyo adalah benda tempel yang kerap digunakan sebagai terapi utama untuk mengatasi sakit pinggang dan nyeri. Selain praktis dan terjangkau, banyak yang mengaku merasakan efektivitasnya untuk mengatasi keluhan tersebut. Namun, benarkah demikian?

Melansir penjelasan dr. Rio Aditya dari laman KlikDokter, koyo secara umum mengandung mentol dan metil salisilat. Kedua senyawa tersebut adalah turunan dari asam salisilik. Keduanya sama-sama memiliki efek analgesik, yaitu menghilangkan rasa sakit, namun tanpa memengaruhi penyebabnya.

Saat pertama menempel, koyo akan memberi rasa sedikit panas pada kulit. Hal ini bertujuan untuk memberikan sinyal pada otak, sehingga respons nyeri akibat sakit pinggang menjadi terkecoh. Tak butuh waktu lama, nyeri akan semakin berkurang, bahan aktifnya akan mulai masuk ke dalam kulit.

Kulit secara perlahan akan menyerap kandungan mentol dan metil salisilat pada koyo. Efeknya akan bekerja secara instan pada otot dan sendi yang berada di bawahnya. Nyeri akan berkurang seketika mentol memberi sensasi dingin. Sedangkan metil salisilat akan memberi efek anti-inflamasi instan.

Efektivitas Koyo

Efek anti-inflamasi yang terkandung dalam metil salisilat menurut dr. Rio Aditya tidak sekuat obat golongan non-steroid. Oleh karena itu, koyo lebih baik digunakan untuk kasus nyeri otot dan sakit pinggang ringan, seperti cedera, penggunaan otot berlebih, atau tegang karena duduk terlalu lama.

Cara Menggunakan Koyo

Untuk mengatasi sakit pinggang, sebaiknya bersihkan terlebih dulu permukaan kulit dari kotoran dan keringat. Koyo juga tidak boleh tertempel pada kulit yang sedang luka atau iritasi. Pastikan juga koyo merekat sempurna. Jika kulit memerah, gatal, atau iritasi, hentikan segera penggunaannya.

Koyo Tak Cukup untuk Atasi Sakit Pinggang

Nyeri Otot Lengan Kiri Atas

Mencegah tentunya jauh lebih baik daripada mengobati, apalagi jika tingkat keparahan penyakit harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Tentu saja biaya rumah sakit yang perlu kita keluarkan tidaklah sedikit. Ada beberapa hal yang bisa diterapkan untuk mencegah sakit pinggang.

  1. Rajin berolahraga.
  2. Atur pola makan dengan teratur agar berat badan tetap ideal.
  3. Kurangi angkat beban berat jika memang tidak perlu.
  4. Berhenti merokok dan minum minuman beralkohol.
  5. Gunakan posisi tidur yang benar.
  6. Jangan terlalu lama duduk, sesekali regangkan otot.
  7. Lakukan pemanasan sebelum berolahraga.

Gaya hidup sehat serta pola makan yang teratur perlu dipraktikkan sejak dini. Selain itu, lengkapi juga nutrisi dengan minum Susu Kambing Merapi. Dengan kandungan kalsium yang lebih tinggi, bersama protein yang bagus untuk otot dan sendi yang kuat, asupan nutrisi ini bisa membantu mengatasi masalah nyeri dan sakit pinggang.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.