Kiat Memilih Susu yang Bagus untuk Menunjang Pemulihan TB

Kiat Memilih Susu yang Bagus untuk Menunjang Pemulihan TB

Tuberkulosis (TB) adalah penyakit infeksi yang butuh waktu pemulihan cukup panjang. Selain disiplin berobat, pasien TB perlu memerhatikan asupan nutrisi untuk menunjang proses penyembuhan. Salah satu sumber gizi yang direkomendasikan untuk penderita TB adalah susu.

Susu punya berbagai nutrisi penting yang bisa membantu menjaga stamina, memperbaiki jaringan tubuh, dan mendukung pemulihan. Tetapi, memilih susu untuk penderita TB tidak boleh sembarangan. Nah, berikut penjelasan lengkap yang perlu kita ketahui.

Bolehkah Penderita TB Minum Susu?

Memilih Susu untuk Penderita TB

Jawabannya tentu saja boleh, bahkan dianjurkan. Susu adalah salah satu sumber gizi yang kaya, terutama kalsium, protein, vitamin D, serta lemak yang sehat. Susu bisa menunjang tulang, pembangunan ulang jaringan, dan memberi imunitas ekstra bagi pasien TB.

Di sisi lain, pada penderita TB, tubuh cenderung mengalami peningkatan kebutuhan energi karena infeksi yang sedang ia lawan. Susu bisa menjadi pilihan paling praktis untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut.

Namun, hal ini bukan berarti semua jenis susu aman dan layak untuk dikonsumsi. Ada hal penting yang perlu kita perhatikan untuk menghindari risiko dan paparan bakteri berbahaya lainnya. Untungnya, memilih susu yang tepat untuk TB cenderung gampang.

Kenapa Tidak Semua Susu Aman untuk Penderita TB?

Ilustrasi Penyakit TB

Salah satu hal yang sering terlupakan adalah proses sterilisasi susu. Susu yang tidak melalui proses dengan benar bisa membawa bakteri berbahaya, termasuk Mycobacterium bovis, kerabat dekat Mycobacterium tuberculosis yang menjadi sebab utama TB pada manusia.

Hal ini, bukan sekadar anjuran biasa. Kasus nyata pernah dilaporkan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada 2004, saat bayi 15 bulan meninggal karena peritoneal TB akibat infeksi Mycobacterium bovis.

Menurut laporan, bakteri masuk ke tubuh melalui susu sapi yang tidak melalui proses pasteurisasi dari hewan yang terinfeksi. Perlu dipahami, bakteri tersebut bisa menyebabkan penyakit yang sama seperti TB biasa, tetapi bisa menyerang lebih banyak bagian tubuh.

Karena itu, pasien TB (atau bahkan siapa saja), para ahli tidak menganjurkan minum susu mentah atau yang tidak melalui proses sterilisasi modern. Lantas, susu seperti apa yang aman dan terbaik untuk menunjang pemulihan penderita TB?

Tips Memilih Susu yang Terbaik untuk Penderita TB

Seperti penjelasan sebelumnya, memilih susu yang aman untuk penderita TB sebetulnya cukup mudah. Namun, agar tak salah beli, simak beberapa tips penting dalam memilih susu yang aman dan bergizi bagi pasien TB berikut ini.

1. Hindari Susu Mentah

Ilustrasi Susu Kambing, Khasiat Susu Kambing untuk Paru-Paru

Ini adalah poin paling penting. Susu pasteurisasi adalah susu yang dipanaskan pada suhu tertentu untuk membunuh bakteri tanpa merusak kualitas gizinya. Metode ini terbukti aman dan telah digunakan di seluruh dunia.

Hindari susu mentah (raw milk) yang diperah langsung tanpa proses pemanasan. Meskipun terasa lebih alami, susu mentah juga berisiko membawa bakteri berbahaya termasuk Escherichia coli, Salmonella, hingga Mycobacterium bovis.

2. Sesuaikan Kategori Usia

Kebutuhan gizi anak, remaja, dewasa, dan lansia berbeda-beda. Maka dari itu, pilihlah susu yang sesuai dengan usia pasien. Anak-anak penderita TB membutuhkan susu dengan kalsium, vitamin A, dan protein tinggi untuk mendukung tumbuh kembang.

Sementara orang dewasa, membutuhkan susu dengan protein cukup dan lemak seimbang. Sedang lansia, mungkin membutuhkan susu tinggi kalsium tetapi rendah lemak. Jangan beri susu dewasa kepada anak yang sedang sakit TB, karena profil gizinya tidak sesuai.

3. Sesuaikan dengan Kondisi Kesehatan

Selain usia, tidak semua penderita TB memiliki kondisi kesehatan yang sama. Karena itu, jenis susu terbaik bagi setiap pasian TB bisa saja berbeda. Misalnya saja, pada contoh kondisi masing-masing penderita TB berikut ini.

  • Penderita TB yang memiliki masalah hipertensi atau kolesterol, sebaiknya mencari susu yang rendah lemak. Lantaran, konsumsi lemak berlebih bisa berisiko untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.
  • Atau pada penderita TB wanita yang sedang hamil, maka sebaiknya memilih susu yang kaya akan asam folat, zat besi, DHA, serta mineral lain yang lebih lengkap untuk mendukung tumbuh kembang janin.
  • Atau misal, penderita TB yang punya intoleransi laktosa dan alergi susu sapi, maka sebaiknya pilih susu rendah laktosa dengan kecernaan yang mudah dan ringan, seperti misalnya susu kambing atau susu nabati.

Susu kambing juga bisa menjadi opsi yang baik untuk penderita TB. Mengutip dari Redaksi Trubus, susu kambing memiliki kandungan fluorin yang 10-100 kali lebih tinggi. Fluorin, berperan sebagai antiseptik alami dan bisa membantu menekan perkembangan bakteri di dalam tubuh.

Selain fluorin, susu kambing juga mengandung berbagai mineral yang lazim terdapat di jenis susu lain. Bahkan, ia memiliki kalsium dan protein yang sedikit lebih tinggi ketimbang susu sapi. Selain itu, susu kambing cukup ramah bagi penderita intoleransi dan alergi.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.