Manfaat Jogging di Sore Hari, Bisa Bantu Redakan Stres Kerjaan

Manfaat Jogging di Sore Hari, Bisa Bantu Redakan Stres Kerjaan

Jogging atau lari santai adalah salah satu bentuk olahraga yang punya banyak manfaat, paling sederhana dan juga fleksibel yang bisa dilakukan siapa saja, di mana saja, tanpa membutuhkan alat bantu khusus. Dan salah satu waktu favorit untuk jogging adalah sore hari.

Bukan tanpa alasan, jogging sore ternyata memberikan beragam manfaat luar biasa. Mulai dari menurunkan stres kerja, hingga menjaga kesehatan, baik mental dan fisik, secara menyeluruh. Berikut ulasan lengkapnya!

Redakan Stres Pasca Bekerja dengan Jogging

Manfaat Jogging di Sore Hari

Sore hari sering kali menjadi waktu transisi antara dunia kerja yang penuh tekanan dan waktu bersantai bersama keluarga di rumah. Di momen inilah, tubuh dan pikiran butuh jembatan untuk kembali tenang dan seimbang.

Jogging bisa menjadi solusi sederhana yang efektif untuk mengurai stres dan penat. Saat kita berlari, tubuh akan melepaskan sejumlah hormon yang berperan besar dalam memperbaiki suasana hati, seperti endorfin, dopamin, dan serotonin.

Hormon-hormon tersebut, dikenal juga sebagai hormon kebahagiaan. Efeknya, suasana hati membaik, kecemasan berkurang, dan kita merasa lebih tenang meskipun sebelumnya mengalami lika-liku pekerjaan berat.

Selain itu, suhu inti tubuh manusia secara alami mencapai puncaknya pada sore hari. Saat kita berlari, suhu ini akan sedikit meningkat dan membuat batang otak terasa hangat. Fenomena ini berperan dalam memberikan efek relaksasi pada tubuh dan pikiran.

Manfaat Lain Jogging di Sore Hari

Jogging termasuk ke dalam olahraga kardio, yang berarti memiliki manfaat utama dalam menjaga kesehatan jantung. Selain itu, pemilihan waktu juga punya pengaruh terhadap kualitas olahraga. Sore hari, saat tubuh lebih siap, diyakini manfaatnya bisa lebih maksimal.

1. Mengontrol Gula Darah

Cek Gula Darah

Bagi penderita diabetes tipe 2 atau mereka yang berisiko, jogging sore bisa menjadi kebiasaan yang sangat bermanfaat. Pasalnya, studi dalam jurnal Diabetologia menunjukkan bahwa aktivitas fisik di sore hari, membantu mengontrol kadar gula darah lebih baik daripada ketika pagi.

Tubuh manusia pada sore hari cenderung lebih sensitif terhadap insulin, hormon yang bertugas mengubah gula darah menjadi energi. Ini membuat proses pemrosesan glukosa menjadi lebih efisien, dan risiko lonjakan gula darah pun ikut menurun.

Lebih jauh lagi, jogging sore juga bisa membantu meningkatkan toleransi glukosa tubuh, yang artinya tubuh mampu membuang kelebihan gula darah dengan lebih efektif. Semua manfaat tersebut, sangat bagus untuk mengontrol gula darah.

2. Pernapasan dan Jantung Semakin Kuat

Saat berlari, detak jantung meningkat dan laju napas akan menjadi lebih cepat. Hal ini akan memaksa paru-paru bekerja lebih keras untuk mengambil oksigen dan jantung untuk memompa darah yang mengandung oksigen ke seluruh tubuh.

Sebagai olahraga kardio, jogging sangat baik untuk memperkuat sistem pernapasan dan kardiovaskular. Dengan jogging secara rutin, paru-paru akan menjadi lebih efisien dalam menyimpan dan menyebarkan oksigen, sedangkan jantung menjadi lebih kuat dan tahan lama.

3. Meningkatkan Daya Ingat

Jogging sore juga punya manfaat bagi kemampuan kognitif. Saat berlari, aliran darah ke otak meningkat, membawa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke bagian otak yang penting, seperti hipokampus (pusat memori) dan korteks prefrontal (pusat pengambilan keputusan dan logika).

Penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisik seperti jogging, bisa meningkatkan volume gray matter, bagian otak yang terlibat di dalam pemrosesan informasi, bahasa, hingga kemampuan berpikir kompleks.

Nah, jogging sore bukan hanya membuat tubuh lebih bugar, tetapi juga membuat pikiran lebih tajam, fokus lebih baik, serta risiko gangguan kognitif seperti demensia pun ikut menurun.

4. Tidur Lebih Nyenyak

Ilustrasi Kucing Tidur

Punya masalah tidur atau sering begadang? Coba mulai biasakan jogging di sore hari. Aktivitas fisik pada sore menjelang malam telah terbukti dapat membantu mengatur kembali ritme tidur alami tubuh (circadian rhythm).

Setelah berlari, tubuh akan merasa lelah secara alami, yang kemudian memicu rasa kantuk saat malam tiba. Tidur pun menjadi lebih cepat, nyenyak, dan minim terbangun di tengah malam.

Bahkan, beberapa studi menyebutkan bahwa olahraga intensitas sedang hingga tinggi di sore hari bisa membantu memperpendek waktu tidur (sleep latency) dan mengurangi rasa kantuk berlebihan di siang hari.

5. Melancarkan Metabolisme

Jogging di sore hari juga memengaruhi ritme biologis tubuh, terutama ritme sirkadian yang mengatur kapan tubuh makan, aktif, dan tidur. Sore hari menjadi waktu yang tepat untuk menyetel ulang metabolisme tubuh secara alami.

Sebuah studi dari Physiological Reports menemukan bahwa lari sore hari memberikan peningkatan massa otot dan sensitivitas insulin yang lebih baik dibanding lari pagi. Keduanya sangat krusial dalam menjaga metabolisme tetap efektif dalam membakar kalori serta lemak tubuh.

Jogging juga membuat tubuh memproduksi lebih banyak keringat, mempercepat pembakaran kalori, dan membantu menurunkan berat badan secara sehat. Metabolisme yang lancar bisa membantu kesehatan dan mencegah obesitas.

Penutup

Jadi, kapan berniat untuk merutinkan jogging sore? Pilih jalur yang menyenangkan, dan nikmati udara sore sembari menyapa tubuh dan pikiran yang lebih sehat. Ambil manfaatnya, maksimalkan olahraganya!

Untuk mendukung kinerja tulang, sendi, dan otot ketika jogging, selalu sediakan asupan Susu Kambing Merapi di rumah. Menyediakan energi untuk siap berolahraga, sekaligus nutrisi tulang, sendi, dan otot untuk regenerasi pasca olahraga.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.