Inilah Solusi dan Alasan Kenapa Mulut Terasa Pahit saat Puasa

Inilah Solusi dan Alasan Kenapa Mulut Terasa Pahit saat Puasa

Puasa identik dengan rasa lapar dan haus. Namun, tak sedikit orang yang juga mengeluhkan mulut terasa pahit, bahkan sejak pagi hari meski belum beraktivitas berat. Sensasi mulut pahit saat puasa, tentu cukup mengganggu dan membuat mulut terasa tak segar sepanjang hari.

Lantas, apa sebenarnya penyebab mulut pahit saat puasa? Apakah kondisi ini berbahaya, atau justru termasuk hal yang wajar? Simak penjelasannya berikut ini, sekaligus solusi sederhana yang bisa kita terapkan selama Ramadan.

Kenapa Mulut Pahit saat Puasa?

Mulut Bau dan Pahit saat Puasa

Perubahan rasa di mulut selama puasa sebenarnya cukup biasa terjadi. Di dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah dysgeusia, yaitu gangguan indra pengecap yang membuat seseorang merasakan sensasi pahit, asam, logam, atau tak enak tanpa penyebab yang jelas.

Meski begitu, mulut pahit tidak selalu berarti penyakit serius. Pada orang yang sehat, keluhan ini umumnya bersifat sementara dan tidak berbahaya, terutama jika muncul hanya selama berpuasa. Namun, dalam kondisi tertentu, ini juga bisa menjadi tanda penyakit.

  • Mulut kering.
  • Gangguan pencernaan.
  • Gejala penderita diabetes.
  • Penyakit ginjal.
  • Efek samping obat-obatan tertentu.

Selain penyebab utama di atas, beberapa hal lain juga bisa memperparah rasa pahit pada saat puasa, seperti kurang tidur, stres berlebih, hingga pola makan sahur yang terlalu pedas atau berlemak.

Penyebab Mulut Terasa Pahit saat Puasa

Nah, jika kita merasa sedang dalam kondisi sehat dan bugar, mulut yang pahit saat puasa biasanya tidak perlu kita khawatirkan. Untuk mengetahui lebih dalam, berikut beberapa alasan kenapa mulut terasa pahit saat puasa.

1. Kurangnya Asupan Cairan

Air Kelapa Kaya akan Elektrolit

Ini ialah penyebab paling umum. Saat berpuasa, tubuh otomatis kekurangan cairan. Akibatnya, produksi air liur (saliva) di dalam mulut bisa menurun drastis. Kelenjar air liur menjadi kering, ia mengalihkan sisa cairan ke organ-organ tubuh lain yang lebih membutuhkan.

Masalahnya, ketika mulut kering, bakteri jahat justru lebih gampang berkembang. Bakteri-bakteri inilah yang memproduksi gas sulfur di dalam rongga mulut, yang ujung-ujungnya bisa memicu bau napas tidak sedap dan rasa pahit yang tertinggal di lidah.

2. Kurangnya Kebersihan Mulut

Mulut merupakan lingkungan yang hangat dan lembap, ini adalah tempat favorit bakteri untuk berkembang biak. Nah, jikalau kita lupa menyikat gigi sebelum tidur dan setelah sahur, maka sisa makanan dan plak akan dengan mudah menumpuk di sela gigi dan lidah.

Penumpukan bakteri ini tidak cuma bikin mulut terasa pahit, tapi perlahan-bisa bisa menyebabkan radang gusi atau infeksi ringan yang mengganggu indra pengecap kita. Lebih parah, jika itu terjadi, bahkan bisa memicu rasa pahit mulut di luar bulan puasa.

3. Naiknya Asam Lambung

Ilustrasi Asam Lambung

Puasa membuat lambung kosong lebih lama ketimbang biasanya. Pada orang yang mempunyai riwayat maag atau asam lambung, kondisi ini bisa memicu refluks. Cairan asam dari lambung bisa bergerak naik melewati kerongkongan hingga menyentuh area pangkal lidah.

Nah, inilah yang membuat mulut mendadak terasa pahit atau sangat asam di siang bolong. Biasanya, ini juga disertai rasa mual, begah, atau sensasi panas di area dada (heartburn). Jika kerap terjadi, kondisi ini bisa berkembang menjadi GERD (Gastroesophageal Reflux Disease).

4. Dampak dari Kebiasaan Merokok

Menariknya, sebagian orang justru merasakan mulut pahit saat puasa karena di siang hari mereka harus berhenti merokok. Bagi pecandu rokok, efek transisi ini terkadang membuat indra pengecap terasa aneh.

Penelitian dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research di 2016 menunjukkan bahwa perokok cenderung memiliki jumlah papila (bintil pengecap) lebih sedikit ketimbang non-perokok. Akibatnya, kemampuan mengecap menurun dan sensasi pahit menjadi lebih dominan.

Cara Mengatasi Mulut Pahit saat Ramadan

Nah, mulut pahit saat puasa biasanya bisa diatasi dengan langkah sederhana, tanpa harus membatalkan puasa. Cobalah terapkan langkah-langkah sederhana ini mulai nanti saat berbuka dan sahur.

  • Berkumur dengan air putih atau larutan garam.
  • Menyikat gigi secara rutin sebelum tidur dan setelah sahur.
  • Menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Membersihkan lidah dengan tongue scraper.
  • Memperbanyak minum air putih saat sahur dan berbuka.
  • Mengonsumsi buah segar dengan rasa asam-manis (jeruk, apel, melon, mangga).
  • Menghindari makanan terlalu pedas, berminyak, dan asam saat sahur.
  • Mengurangi kopi dan teh.
  • Berhenti merokok atau mengurangi intensitasnya.

Selain itu, untuk mencegah dehidrasi, memberi asupan nutrisi, sekaligus memasok energi saat puasa, kita bisa meminum Susu Kambing Merapi saat sahur dan berbuka. Segelas susunya, bisa bikin pencernaan dan mulut nyaman sepanjang hari.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.