Kaki Nyeri? Ini Saran Dokter bagi Kaki Datar yang Suka Olahraga

Kaki Nyeri? Ini Saran Dokter bagi Kaki Datar yang Suka Olahraga

Pernah merasakan telapak kaki, tumit, pergelangan, atau betis nyut-nyutan setelah asyik lari atau olahraga dengan intensitas tinggi? Nah, jika Anda punya tipe telapak kaki yang datar alias flat foot, keluhan nyeri pegal seperti ini mesti sudah jadi makanan sehari-hari.

Ternyata, pemilik flat foot mudah merasa pegal karena ketiadaan lengkungan alami pada telapak kakinya. Hal ini membuat distribusi berat badan tidak merata saat bergerak, sehingga tumpuan hanya berpusat di titik tertentu dan memaksa otot kaki bekerja ekstra keras.

Apakah Kaki Nyeri Para Flat Foot Bisa Hilang?

Kaki Datar Sering Nyeri

Untungnya, kita tidak perlu gantung sepatu cuma karena hal ini. Menurut Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andi Kurniawan, Sp.K.O., rasa nyeri yang muncul saat atau setelah berolahraga pada pemilik flat foot sangat bisa diatasi.

“Makanya bisa dilatih. Lama-kelamaan pegalnya bisa hilang,” ungkap dr. Andi saat berbincang pada acara Step Well Move Better di Siloam Hospitals Mampang, Jakarta Selatan. Nah, menurut beliau, kuncinya cuma satu, yakni penguatan otot.

Lebih lanjut, dr. Andi menjelaskan bahwa pegal di kaki yang bisa menjalar hingga ke punggung ini terjadi akibat kondisi otot tubuh yang kurang kuat. Para pemilik flat foot, bisa melakukan sejumlah latihan sederhana untuk memperkuat otot kakinya.

Latihan Jinjit Menjepit Bola bagi Kaki Datar

Latihan untuk Kaki Datar

Solusi ampuhnya adalah dengan melatih kekuatan otot kaki. Tanpa alat mahal, Anda cukup melakukan gerakan sederhana; berjinjit sambil menjepit bola di antara kedua tumit atau pergelangan kaki.

“Misalnya kayak jinjit-jinjit gitu, tapi jinjit sambil menjepit bola. Jadi otot-otot bagian tengah kaki itu jadi lebih kuat. Akhirnya dia nggak gampang pegal,” saran dr. Andi. Latihan rutin ini berguna untuk memperkuat otot telapak kaki sebagai ganti lengkungan alami yang tidak ada.

Meski Nyeri, Tetap Olahraga Bertahap

Menurut dr. Andi, tak ada olahraga pantangan bagi pemilik flat foot. Semuanya aman, asalkan peningkatan intensitasnya secara bertahap. Kita juga harus selalu peka terhadap batasan kaki agar tidak melulu merasakan nyeri.

“Kalau lagi pegal, olahraganya adalah lari sebenarnya, diregangkan, digerakin, supaya otot itu jadi lentur,” tambahnya. Intinya, flat foot bukan alasan buat malas gerak. Nah, mari mulai rutin regangkan otot dan latih kekuatan kaki secara bertahap.

Otot membutuhkan protein sebagai pembentuknya. Oleh karena itu, pastikan menu makan sehari-hari kita selalu terisi dengan sumber protein yang berkualitas. Opsinya ada banyak, mulai dari ikan, telur, susu, daging tanpa lemak, tempe, hingga tahu.

Lengkapi protein harian tersebut dengan rutin mengonsumsi susu kambing. Jenis susu ini memiliki kalsium dan protein yang jauh lebih padat. Nutrisi inilah yang bekerja dari dalam mempercepat pemulihan, meregenerasi sel, serta menjaga otot dan sendi agar tubuh selalu bugar.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.