Asam Lambung Ternyata Bisa Memicu Sesak Napas, Kok Bisa?

Asam Lambung Ternyata Bisa Memicu Sesak Napas, Kok Bisa?

Naiknya asam lambung ke kerongkongan, sering kali menimbulkan beberapa keluhan. Gejala-gejala semisal sensasi terbakar di dada, mual, muntah, sampai nyeri ulu hati mungkin cukup familiar bagi kita. Namun, tahukah kalian? Asam lambung juga bisa memicu sesak napas.

Cara Asam Lambung Memicu Sesak Napas

Masalah di lambung yang bikin asam lambung naik, seperti maag kronis atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), ternyata punya kaitan yang erat dengan gangguan pernapasan. Setidaknya, kondisi ini melibatkan dua mekanisme utama.

1. Iritasi Saluran Napas

Sesak napas pada penderita GERD itu bukan cuma mitos belaka. Saat asam lambung naik ke kerongkongan, cairan asam ini bisa mengiritasi dinding saluran udara, bahkan bisa masuk sampai ke paru-paru juga.

Masalahnya, iritasi dari asam lambung ini bisa memicu peradangan di saluran pernapasan. Pada beberapa kasus, peradangan ini bikin saluran udara menyempit. Alhasil, jalannya udara pernapasan menjadi terhambat, maka terjadilah sesak napas.

Yang lebih parah lagi, saat asam ini memasuki ke paru-paru (aspirasi), gejala yang muncul bisa sangat mirip dengan asma, seperti batuk-batuk, napas bunyi atau mengi, serta napas terasa lebih pendek.

2. Asma dan GERD Saling Berkaitan

Ternyata, asma dan GERD itu bisa saling mempengaruhi. Penelitian di The Journal of Allergy and Clinical Immunology: In Practice menemukan bahwa GERD bisa jadi pemicu asma bagi sebagian orang.

Sebaliknya juga begitu, orang yang sudah punya asma bisa jadi lebih gampang terkena GERD. Buktinya ada penelitian di jurnal Archives of Medicine, yang memperkirakan hampir 90% penderita asma juga memiliki gejala penyakit GERD.

Para peneliti berhipotesis, saat asam lambung naik ke kerongkongan, saraf-saraf di sekitar lambung akan mengirim sinyal bahaya ke otak. Lalu, otak merepons dengan membuat otot-otot di saluran pernapasan berkontraksi (menyempit), yang akhirnya timbul gejala asma yang semakin parah.

Pertolongan Pertama Sesak Napas karena Asam Lambung Kambuh

Ilustrasi Asam Lambung Naik yang Memicu Sesak Napas

Nah, kalau kita mengalami sesak napas dan curiga kalau kondisi tersebut gara-gara asam lambung naik (GERD), maka kita bisa melakukan beberapa langkah pertolongan pertama berikut untuk meredakannya.

  1. Saat gejala muncul, usahakan langsung duduk dengan tegak. Posisi ini bisa mengurangi tekanan di perut. Alhasil, asam lambung tidak mudah naik ke kerongkongan.
  2. Meminum segelas air putih hangat juga bisa sedikit membantu. Air hangat mampu menetralkan asam lambung di kerongkongan dan bikin dada terasa lebih nyaman.
  3. Jangan langsung tidur atau merebahkan diri. Posisi ini justru bikin asam lambung gampang naik.
  4. Kalau baju yang kita kenakan ketat, coba longgarkan pakaian sementara waktu. Hal ini agar tekanan di perut dan dada berkurang, sehingga sesak napas tidak semakin parah.
  5. Coba latihan pernapasan dalam, agar kita bisa lebih tenang dan saluran udara bisa sedikit terbuka.
  6. Jika kita punya riwayat GERD dan ada obat dari dokter, boleh diminum sesuai anjuran. Dokter biasanya meresepkan H2-blocker (semisal ranitidine atau famotidine) dan Proton Pump Inhibitor (PPI) semisal omeprazole.

Cara Mencegah Asam Lambung Naik

Lebih baik mencegah daripada mengobati, benar bukan? Nah, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa kita lakukan sehari-hari untuk mengurangi risiko gejala GERD muncul, termasuk sesak napas.

1. Hindari Pemicu Refluks

Yang pertama, kenali makanan dan minuman yang sering bikin asam lambung kita naik. Biasanya, makanan semisal gorengan, hidangan berlemak tinggi, kopi, teh, soda, serta makanan pedas adalah biang keladinya.

Coba juga makan porsi kecil, tetapi lebih sering agar lambung tidak terlalu penuh. Makan dalam porsi besar sekaligus mampu menimbulkan tekanan lambung meningkat. Cobalah makan porsi kecil tapi lebih sering (5-6 kali sehari).

2. Perhatikan Asupan Makanan

Meal Plan

Gaya hidup sehat adalah kunci untuk mencegah gejala GERD balik lagi. Caranya bisa dengan makan makanan yang sehat dan seimbang, banyak serat, buah, dan juga sayuran. Kalau kita punya berat badan berlebih, coba olahraga ringan dan diet untuk menurunkannya.

Soalnya, berat badan berlebih bisa menambah tekanan di perut, yang bikin asam lambung gampang naik. Hindari juga merokok, karena rokok bisa merusak fungsi otot antara lambung dan kerongkongan.

3. Perhatikan Porsi & Jadwal Makan

Mengatur kapan dan seberapa banyak kita makan sangat penting untuk mencegah sesak napas karena asam lambung. Makan porsi kecil, tetapi lebih sering bisa bikin kerja lambung lebih ringan sekaligus mengurangi risiko asam lambung naik.

Jaga jadwal makan yang teratur juga mampu membantu tubuh mencerna makanan dengan lebih baik. Usahakan jangan makan berdekatan dengan jam tidur, idealnya adalah 2-3 jam sebelumnya.

4. Atur Posisi Tidur

Bagi banyak orang yang punya GERD, gejala sering kali semakin parah saat malam hari. Nah, saat posisi tidur datar, gravitasi tidak dapat membantu menahan asam lambung di perut. Jadi, asam lambung akan lebih mudah naik ke kerongkongan.

Posisi tidur yang paling bagus untuk asam lambung adalah dengan kepala agak tinggi atau miring ke kiri. Miring ke kiri, menurut ahli kesehatan dapat membantu menutup katup antara kerongkongan dan lambung.

Cegah Asam Lambung dengan Nikmat

Susu kambing adalah asupan yang memiliki kandungan antasida alami, zat ini mampu mengurangi keasaman dan memberikan efek menenangkan kepada lambung. Susu kambing juga dikenal bersifat alkali berkat kandungan asam amino L-glutamin di dalamnya.

Baik kandungan antasida dan asam amino tersebut, mampu membantu menetralkan pH lambung yang cenderung asam, sehingga dapat membantu menjaga keseimbangan asam-basa serta mencegah naiknya asam lambung.

Susu Kambing Merapi Gold

BELI SEKARANG

Bukan Susu Kambing Biasa

Lebih Berkhasiat

Tidak hanya lezat, Susu Kambing Merapi juga berkhasiat. Beberapa keluhan penyakit terbantu dengan minum Susu Kambing Merapi.